<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sustainable Living Archives - Biopac</title>
	<atom:link href="https://dev.biopac.id/id/tag/sustainable-living/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Sentinel of Nature</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Dec 2024 07:14:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>

<image>
	<url>https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2023/10/cropped-Icon-295x300-1-32x32.png</url>
	<title>Sustainable Living Archives - Biopac</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>5 Tips Sustainable Living dengan Hewan Peliharaan</title>
		<link>https://dev.biopac.id/id/tips-sustainable-living-dengan-hewan-peliharaan/</link>
					<comments>https://dev.biopac.id/id/tips-sustainable-living-dengan-hewan-peliharaan/#comments</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Editor Biopac]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Aug 2024 04:40:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[BIOPAC]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainable]]></category>
		<category><![CDATA[Sustainable Living]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://dev.biopac.id/?p=4855</guid>

					<description><![CDATA[<p>Memiliki anabul atau anak bulu bukan berarti Anda tidak bisa melakukan sustainable living dengan hewan peliharaan, lho. Hadirnya hewan peliharaan seperti anjing dan kucing sebagai penangkal stress nampaknya sudah menjadi fakta umum. Fakta ini didukung dengan beberapa studi yang telah disupport oleh NIH (News In Health) dan Mars Corporation’s WALTHAM Centre for Pet Nutrition.  Secara [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://dev.biopac.id/id/tips-sustainable-living-dengan-hewan-peliharaan/">5 Tips Sustainable Living dengan Hewan Peliharaan</a> appeared first on <a href="https://dev.biopac.id/id">Biopac</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[		<div data-elementor-type="wp-post" data-elementor-id="4855" class="elementor elementor-4855" data-elementor-post-type="post">
				<div class="elementor-element elementor-element-79df8769 e-flex e-con-boxed e-con e-parent" data-id="79df8769" data-element_type="container">
					<div class="e-con-inner">
				<div class="elementor-element elementor-element-62586418 elementor-widget elementor-widget-text-editor" data-id="62586418" data-element_type="widget" data-widget_type="text-editor.default">
									
<p style="text-align: justify;">Memiliki <em>anabul</em> atau anak bulu bukan berarti Anda tidak bisa melakukan sustainable living dengan hewan peliharaan, lho.</p>

<p style="text-align: justify;">Hadirnya hewan peliharaan seperti anjing dan kucing sebagai penangkal stress nampaknya sudah menjadi fakta umum. Fakta ini didukung dengan beberapa studi yang telah disupport oleh <a href="https://newsinhealth.nih.gov/2018/02/power-pets#:~:text=Interacting%20with%20animals%20has%20been,support%2C%20and%20boost%20your%20mood."><em>NIH</em></a> (News In Health) dan <em>Mars Corporation’s WALTHAM Centre for Pet Nutrition.</em> </p>

<p style="text-align: justify;">Secara singkat, kehadiran hewan peliharaan mampu untuk menurunkan kadar kortisol (hormon stress) pada pemiliknya, mendorong adanya aktivitas fisik secara konsisten, menurunkan kadar kecemasan bagi pasien autis, dan meningkatkan fokus bagi pasien ADHD.</p>

<p style="text-align: justify;">Namun, di satu sisi, hewan peliharaan juga berdampak pada perubahan iklim di Bumi. <a href="https://www.dbs.com/spark/index/id_id/site/articles/livemorekind/2022-6-cara-merawat-hewan-peliharaan.html">LivemoreKind</a> menyebutkan bahwa menurut riset yang dilakukan oleh Environmental Impacts of a Pet Dog: An LCA Case Study di tahun 2020, 7% dari efek perubahan lingkungan di Uni Eropa dipengaruhi oleh anjing peliharaan </p>

<p style="text-align: justify;">Kotoran yang dihasilkan dan menjadi sampah pun berpotensi untuk menularkan dampak negatif seperti penyakit zoonosis atau toxoplasma apabila tidak dikelola dengan baik.</p>

<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, kami akan membantu Anda, pemilik hewan peliharaan, untuk merawat anak-anak bulu dengan lebih ramah lingkungan lewat 5 tips sustainable living dengan hewan peliharaan</p>
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />
<h2 id="h-5-tips-sustainable-living-dengan-hewan-peliharaan" class="wp-block-heading" style="text-align: justify;"><strong>5 Tips Sustainable Living dengan Hewan Peliharaan</strong></h2>

<h3 id="h-1-gunakan-pet-waste-bag-yang-ramah-lingkungan" class="wp-block-heading" style="text-align: justify;"><strong>1. Gunakan pet waste bag yang ramah lingkungan</strong></h3>

<p style="text-align: justify;">Saat akan membuang sampah mulai dari bekas makanan atau kotorannya, pastikan untuk menaruhnya ke dalam waste bag atau kantong sampah ramah lingkungan.</p>

<p style="text-align: justify;">Anda tidak perlu bingung di mana harus mencarinya karena BIOPAC telah mengeluarkan produk pet waste bag yang terbuat dari rumput laut dan tentunya ramah lingkungan.</p>

<figure class="wp-block-image size-large" style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" class="wp-image-4856" src="https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3-1024x576.png" alt="" srcset="https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3-1024x576.png 1024w, https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3-300x169.png 300w, https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3-768x432.png 768w, https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3-1536x864.png 1536w, https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3-600x338.png 600w, https://dev.biopac.id/wp-content/uploads/2024/08/Edible-food-wrap-3.png 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>

<p style="text-align: justify;"><a href="https://dev.biopac.id/product/pet-waste-bag/">Pet waste bag</a> yang kami produksi tersedia dua tipe, yaitu <em>gusset bag</em> dan L-<em>sealed bag</em>. Keduanya bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan hewan peliharaan Anda.</p>

<p style="text-align: justify;">Tidak hanya itu, Anda juga bisa memanfaatkan pet waste bag ini untuk kantong sampah di rumah atau kantor, lho! </p>

<h3 id="h-2-pisahkan-sampah-padat-dan-cair" class="wp-block-heading" style="text-align: justify;"><strong>2. Pisahkan sampah padat dan cair</strong></h3>

<p style="text-align: justify;">Selanjutnya, jangan lupa untuk memisahkan sampah dengan bentuk padat seperti poop, alas kandang, plastik, dan tissue dan sampah dengan bentuk cair seperti pipis dan air.</p>

<p style="text-align: justify;">Sediakan kantong sampah untuk sampah padat, lalu ikat dengan erat agar baunya tidak menyebar, dan buang ke tempat sampah yang tertutup.</p>

<p style="text-align: justify;">Untuk sampah cair, Anda perlu menggunakan bak plastik lalu kumpulkan cairannya di sana dan dibuang lewat saluran pembuangan di rumah.</p>

<p style="text-align: justify;">Usahakan untuk mengedepankan cara yang ramah lingkungan dalam pembuangannya, ya!</p>

<h3 id="h-3-gunakan-pasir-yang-bisa-didaur-ulang" class="wp-block-heading" style="text-align: justify;"><strong>3. Gunakan pasir yang bisa didaur ulang</strong></h3>

<p style="text-align: justify;">Supaya Anda tidak kelelahan mengelola sampahnya, pemilihan pasir untuk kotoran hewan peliharaan juga menjadi salah satu hal yang penting.</p>

<p style="text-align: justify;">Anda bisa memilih jenis <a href="https://www.kompas.com/homey/read/2021/11/04/102300176/mengenal-jenis-jenis-pasir-kucing-beserta-keunggulannya?page=all">pasir zeolite</a> yang bisa didaur ulang dan ramah lingkungan dengan cara dicuci dengan sabun lalu dikeringkan di bawah panas matahari.</p>

<h3 id="h-4-ajarkan-untuk-buang-air-kecil-dan-besar-di-toilet" class="wp-block-heading" style="text-align: justify;"><strong>4. Ajarkan untuk buang air kecil dan besar di toilet</strong></h3>

<p style="text-align: justify;">Anda bisa mengajarkan kucing atau anjing peliharaan Anda untuk poop atau pipis di toilet, sehingga mengurangi pekerjaan Anda untuk membereskannya dan menambah tumpukan sampah.</p>

<h3 id="h-5-beli-makanan-dengan-jumlah-banyak" class="wp-block-heading" style="text-align: justify;"><strong>5. Beli makanan dengan jumlah banyak</strong></h3>

<p style="text-align: justify;">Daripada membeli makanan yang dikemas dengan plastik atau kemasan konvensional sekali pakai, sebaiknya Anda bisa membeli makanan dengan jumlah banyak lalu gunakan kembali kemasan yang digunakan.</p>

<p style="text-align: justify;">Hal ini bisa mengurangi jumlah plastik yang menumpuk di rumah Anda dan meminimalisir biaya pengiriman/ekspedisi karena pengiriman yang banyak dalam sekali kirim.</p>
<hr class="wp-block-separator has-alpha-channel-opacity" />
<p style="text-align: justify;">Sebagai pemilik anabul, penting bagi Anda untuk selalu mengedepankan cara-cara yang ramah lingkungan saat hidup berdampingan dengan mereka. Selalu perhatikan cara Anda dalam membuang sampah supaya tidak semakin mencemari Bumi, ya!</p>
								</div>
					</div>
				</div>
				</div>
		<p>The post <a href="https://dev.biopac.id/id/tips-sustainable-living-dengan-hewan-peliharaan/">5 Tips Sustainable Living dengan Hewan Peliharaan</a> appeared first on <a href="https://dev.biopac.id/id">Biopac</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://dev.biopac.id/id/tips-sustainable-living-dengan-hewan-peliharaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>2</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
